Lulus Uji dari :
Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Jakarta (BPFK-Jakarta, Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan) Kemenkes.

Dengan lolosnya uji produk ini, Vent-I telah dinyatakan aman untuk digunakan sebagai ventilator non-invasive untuk membantu pasien Covid-19. Vent-I dapat segera diproduksi untuk keperluan sosial, dimana Vent-I akan dibagikan secara cuma-cuma kepada rumah sakit yang membutuhkan. Untuk kebutuhan sosial ini Vent-I akan diproduksi sesuai dengan jumlah donasi yang masuk ke Rumah Amal Salman. Vent-I selanjutnya akan di gunakan pada pasien sesuai indikasi medis, dan akan dikawal pemakaiannya oleh Perhimpunan Ahli Anesthesi dan Intensivis Indonesia (Perdatin) di rumah sakit yang telah ditunjuk.

Untuk keperluan komersial yang melibatkan transaksi jual beli, surat izin edar masih dalam proses pengurusan yang diharapkan akan segera siap dalam beberapa hari kedepan. Kegiatan ini akan dikelola oleh PT Rekacipta Inovasi ITB.

Tim pengembang Vent-I dengan ini mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, sehingga ventilator pertama produksi anak bangsa ini dapat lolos uji sesuai dengan standard alat kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Ucapan terima kasih secara khusus kami sampaikan kepada para donatur, yang telah menyumbangkan dananya untuk pengembangan Vent-I sejak tahapan ide sampai dengan sekarang. Tanpa dukungan dana dari para donatur, tidak mungkin proyek ini dapat terlaksana.

Ucapan terima kasih yang tak terhingga juga kami sampaikan kepada tim BPFK, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, yang telah bekerja keras dan proaktif dalam memberikan bimbingan teknis dan melakukan proses uji secara profesional, sehingga proses uji dapat dilakukan dalam waktu yang sangat cepat.

Semoga ikhtiar kami untuk mengembangkan ventilator pertama karya anak bangsa ini dapat membantu penanganan pasien Covid-19 dengan lebih baik.

Bandung, 21 April 2020
Tim Pengembang Vent-I
ITB-UNPAD-Salman

Last modified: 27 April 2020